Selasa, 28 Juni 2016

WEBOMETRIC

       Webometric adalah suatu situs yang melakukan pemeringkatan perguruan tinggi seluruh dunia, yang didalamnya merupakan rintisan dari Cybermetrics Lab, sebuah kelompok penelitian yang masih merupakan bagian dari Consejo Superior de Investigaciones Científicas, lembaga penelitian terbesar di Spanyol. Hasil pemeringkatan tersebut akan dirilis Webometric dalam 2 periode yaitu pada bulan Januari dan Juli.

Dalam melakukan proses pemeringkatan perguruan tinggi, Webometric memiliki metode tersendiri sebagai berikut :

  • VISIBILITY  (50%)
Impact : Jumlah link eksternal yang diterima oleh domain resmi perguruan tinggi dari situs lain. Untuk meminimalisir kesalahan dan data bisa terkoreksi dengan benar, maka Webometric mengumpulkan data jumlah link tersebut dari 2 situs yaitu Majestic SEO dan Ahrefs. Indikator hasilnya adalah penjumlahan jumlah external inlink dengan jumlah domain yang menghasilkan external inlink tersebut, kemudian dimasukkan dalam akar pangkat dua
  • ACTIVITY (50%)
Presence (1/3) : Jumlah halaman situs domain perguruan tinggi yang dapat dicari oleh mesin pencari Google, baik halaman situs yang bersifat statis maupun dinamis. Jumlah ini mewakili halaman situs perguruan tinggi yang aktif dan diperbarui.

Openness (1/3) : Jumlah file penelitian dalam format tertentu (*pdf, *doc, *ppt, *ps) yang terindeks dalam Google Scholar dan diterbitkan dalam kurun waktu mulai 2008 hingga sekarang. Jumlah file ini nantinya yang akan mewakili usaha perguruan tinggi dalam mendukung publikasi hasil penelitian.

Excellence (1/3) : Jumlah paper akademik berkualitas, yang dipublikasikan dalam jurnal yang memiliki reputasi internasional. Webometric mengambil data tersebut dari Scimago grup, yang menyediakan data yang tidak kosong untuk 5200 institusi perguruan tinggi. Untuk memperoleh jumlah paper yang berkualitas tersebut, Webometric mengeluarkan indikator penilaian yaitu 10% dari jumlah paper yang paling banyak disitasi.

Ok, sekarang bagaimana mas Webometrics ini menentukan rangking universitas? Ada empat faktor utama yang menentukan rangking sebuah universitas, yaitu: Visibility (V), Size (S), Rich Files (R) dan Scholar (Sc). Formula penghitungan dan pembobotannya sendiri adalah seperti di bawah:

Webometrics Rank = (4xV) + (2xS) + (1xR) + (1xSc)

Waduh, gimana tuh penjelasannya? Pada intinya, V, S, R dan Sc adalah faktor penilai, sedangkan 4, 2, 1, 1 adalah bobot (weight) tiap faktor.

Sebagai informasi tambahan, formula diatas mengalami revisi sejak Januari 2008 menjadi seperti di bawah (updated: 1 pebruari 2008):


Lengkapnya kita lihat penjelasannya di bawah:
  • Visibility (V): Jumlah total tautan eksternal yang unik yang diterima dari situs lain  (inlink), yang diperoleh dari Yahoo Search, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil-hasilnya dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi dan kemudian dikombinasikan untuk menghasilkan peringkat.
  • Size (S): Jumlah halaman yang ditemukan dari empat mesin pencari: Google, Yahoo, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil pencarian dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi. Untuk setiap domain, hasil maksimum dan minimum tidak diikutsertakan (excluded) dan setiap institusi diberikan sebuah peringkat menurut jumlah yang dikombinasi tersebut.
  • Rich Files (R):  Volume file yang ada di situs Universitas dimana format file yang dinilai layak masuk di penilaian (berdasarkan uji relevansi dengan aktivitas akademis dan publikasi) adalah: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) dan Microsoft Powerpoint (.ppt). Data-data ini diambil menggunakan Google dan digabungkan hasil-hasilnya untuk setiap jenis berkas.
  • Scholar (Sc): Google Scholar menyediakan sejumlah tulisan-tulisan ilmiah (scientific paper) dan kutipan-kutipan (citation) dalam dunia akademik. Data Sc ini diambil dari Google Scholar yang menyajikan tulisan-tulisan ilmiah, laporan-laporan, dan tulisan akademis lainnya.

4ICU

     4ICU adalah suatu search engine dan direktori yang melakukan penilaian berdasarkan kepopuleran situs  yang dimiliki oleh 11.000 perguruan tinggi di seluruh dunia yang telah terakreditasi dan tersebar dalam 200 negara.

Dalam hal ini, yang dimaksud sebagai perguruan tinggi yang terakreditasi adalah sebagai berikut:

  • Telah resmi diakui, memiliki ijin atau telah diakreditasi oleh badan-badan nasional atau regional seperti kementerian pendidikan atau organisasi pendidikan tinggi yang berwenang.
  • Berhak memberikan gelar sarjana atau pascasarjana dalam empat tahun.
  • Melakukan kegiatan pembelajaran secara umum dengan bertatap muka, program dan kursus.
Metodologi Penilaian

         Dalam melakukan penilaian, ada kebijakan khusus yang dikemukakan oleh 4ICU. Mengingat yang dinilai oleh 4ICU adalah kepopuleran alamat situs resmi milik perguruan tinggi, maka 4ICU tidak memberitahukan cara penilaian yang dilakukannya guna menghindari kecurangan yang dilakukan webmaster perguruan tinggi dalam meningkatkan peringkat perguruan tinggi masing-masing.

Namun meskipun begitu, 4ICU memberitahukan parameter acuan yang mereka gunakan dalam menilai, yaitu sebagai berikut :
  • Google Page Rank
  • Alexa Traffic Rank
  • Majestic SEO (Referring Domain, Citation Flow, Citation Trust)
Langkah penilaian :

1)    Pengumpulan data metric dilakukan dalam hari yang sama untuk menghindari perubahan  
       data yang tidak tentu serta memaksimalkan perbandingan data
2)    Penggunaan filter untuk mengidentifikasi keberadaan data yang nilainya sangat jauh dari  
       data lain yang ada (data outliers)
3)    Review data dari Alexa Traffic Rank, untuk menyeleksi perguruan tinggi yang masih
        menggunakan subdomain sebagai halaman utama yang resmi
4)    Data webmetric kemudian dinormalisasikan pada skala 0-100 dengan mempertimbangkan  
       perhitungan logaritma alami dari Google Page Rank dan Alexa Traffic Rank, serta hasil  
       normalisasi dari data Majestic SEO
5)    Nilai normalisasi dari ketiga data tersebut digabungkan dan kemudian dirata-rata untuk
       menghasilkan nilai akhir dan peringkat perguruan tinggi

Manfaat 4ICU

Tentu pemeringkatan universitas diseluruh dunia ini ada banyak manfaatnya, baik positif maupun negatif,baik untuk institusi terkait, untuk calon mahasiswa , dan pihak lainnya.

Positifnya bagi institusi terkait:

-Membuat Universitas terkait menjadi populer dan dikenal
-Bisa menjadi bahan promosi apabila peringkat Universitas tersebut baik
-Mengetahui seberapa pupuler web Universitas tersebut, dan masih banyak lainnya.

Negatifnya bagi institusi terkait:

-Membuat rating semakin menurun bila peringkat Universitas tersebut rendah
-Membuat calon mahasiswa ragu mendaftar di universitas tersebut bila peringkat rendah
-dan masih banyak lainnya


Ranking Universitas berdasarkan 4ICU

Bagaimana ranking universitas di tahun 2016 ini berdasarkan 4ICU? Penulis akan menampilkannya. Berikut peringkat Universitas di seluruh dunia dan Indonesia:

Tampilan awal



 Ini adalah ranking 20 universitas terbaik di dunia menurut 4ICU tahun 2016


Ini adalah 15 Universitas terbaik di Indonesia menurut 4ICU tahun 2016






Rabu, 08 Juni 2016

Research Gate



 
Research Gate adalah sebuah situs web jejaring social gratis dan alat kolaborasi bagi para ilmuwan sains dari segala jenis disiplin sains. Situs ini menyediakan berbagai aplikasi web termasuk pencarian semantic (mencari seluruh abstrak), berbagi file,  berbagi database publikasi, forum, diskusi metodologi, grup, dan berbagai aplikasi lainnya. Semenjak Mei 2008, ResearchGate telah digunakan oleh lebih dari 1.400.000 ilmuwan dari 196 negara. -Wikipedia
Berdasarkan hasil pengamatan penulis research gate  merupakan situs web jejaring sosial tempat berkumpulnya para akademisi, mahasiswa, beserta peniliti sesuai bidangnya masing-masing, dimana disini akan diupload artikel mengenai hasil penelitian dari orang-orang tersebut. Sesuatu  yang di upload kedalam reseacrh gate ini dapat berupa hasil sebuah penelitian ilmiah, maupun artilel yang mengulas secara jelas topik yang dibahas pada artikel tersebut.
Di web reasearch gate, kita juga dapat membuat grup sesuai dari informasi apa yang ingin kita pahami,selain itu pengguna juga bisa membuat polling,bertanya mengenai sesuatu tentang riset yang sedang kita pahami, dan mencari pekerjaan di research gate, lowonngan kerja di research gate ini bisa dicari sesuai apa yang diinginkan, baik jenis pekerjaannya maupun posisi yang kita inginkan.
Dibandingkan dengan situs dan alat kolaborasi lainnya, ResearchGate telah mengembangkan alat pencarian Internet semantik yang mampu untuk mencari makalah penelitian dari sumber internal dan database eksternal terkenal seperti PubMed, CiteSeer, arXiv, NASA Library dan sebagainya. Alat pencarian internet ini dikembangkan untuk menganalisa kata - kata dan ungkapan yang lebih luas daripada yang biasa digunakan pada alat pencarian internet lainnya dengan cara menganalisa seluruh abstrak makalah penelitian sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih akurat.
             Pada research gate, para ilmuwan dapat membuat seperti profil Facebook di mana pengguna dapat membuat daftar pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan dan minat dan melampirkan makalah penelitian. Pengguna dapat menambahkan kontak professional dengan mencari peneliti lain yang memiliki focus yang sama, research gate juga memeberikan pengguna pilihan untuk terlibat dalam diskusi online dengan bergabung atau membentuk kelompok. Research gate juga menawarkan beberapa aplikasi yang membantu menghubungkan para ilmuwan di dunia maya. ReStory, mirip dengan GoogleDocs, memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi bersama-sama dengan rekan-rekan untuk menulis dan mengedit dokumen. ReMeet memungkinkan pengguna mengatur jadwal pertemuan dan panggilan konferensi secara online dan ReVote memungkinkan pengguna untuk membuat survei dan jajak pendapat pada topik. Research gate berencana untuk menggelar beberapa fitur baru dalam waktu dekat termasuk konferensi virtual dan sebuah papan pekerjaan.
 
Fitur - fitur
Pada Reserchgate terdapat beberapa Fitur dan kelebihan yang di tawarkan diantaranya adalah :
·        Membagikan publikasi/makalah, mengakses jutaan jurnal penelitian/makalah, dan mempublikasikan data dan makalah kita.
·        Terhubung dan berkolaborasi dengan rekan/kolega, teman sebaya, co-authors, dan spealis di bidang tertentu.
·        Mengetahui statistic dan mencari tahu siapa yang telah membaca dan mengutip publikasi kita.
·        Mengajukan pertanyaan, mendapatkan jawaban dan menemukan solusi permasalahan penelitian kita.

Sumber